Tampilkan postingan dengan label tpa bappenas ugm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tpa bappenas ugm. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juli 2019

Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas


Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas



Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas – Tes potensi akademik merupakan sebuah tes potensi terstandar yang dibutuhkan sebagai salah satu komponen dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi. Skor yang didapat pada tes potensi akademik merupakan prediktor dalam menentukan performansi mahasiswa saat mengikuti program pendidikan yang lebih tinggi. Dalam teorinya, tes potensi akademik menyediakan informasi mengenai kriteria-kriteria atau kualifikasi umum yang dapat digunakan untuk membandingkan seluruh calon mahasiswa antara satu dengan lainnya. Tujuannya adalah agar mereka dapat memiliki informasi dalam membuat keputusan dalam menerima mahasiswa baru.



Tes potensi akademik Bappenas juga digunakan untuk mengetahui serta mengevaluasi kemampan seseorang yang ingin melakukan pendaftaran beasiswa, menjadi pegawai atau karyawan, dan beberapa kategori lainnya. Tes ini merupakan tes yang bisa dilakukan secara berkelompok atau organisasi, dan juga perorangan.

Jenis Soal Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas
Berikut adalah jenis-jenis soal Tes Potensi Akademik (TPA) yang perlu Kamu ketahui :
  1. Kemampuan Verbal
Tes yang pertama adalah tes kemampuan verbal. Di bagian tes ini Kamu akan diuji sejauh apa Kamu menguasai perbendaharaan kata. Kamu juga harus bisa memahami sebuah bacaan dan bisa memahami arti kata-kata tertentu. Tes ini dibagi menjadi tes sinonim, antonim, analogi, dan perbendaharaan kata.
  1. Kemampuan Numerik
Tes yang satu ini merupakan jenis tes yang menguji kemampuan matematika dasar Kamu. Tes ini dilakukan untuk mengetahui sejauh apa Kamu bisa berpikir logis dan berpikir secara terstruktur. Tes ini memiliki beberapa bagian seperti tes deret bilangan, matematika berpola, aritmatika dasar, logika matematika.
  1. Kemampuan Penalaran
Tes kemampuan penalaran dilakukan untuk mengukur kemampuan seseorang berpikir secara logis. Tes ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan seseorang mengidentifikasi masalah kemudian mencari solusi yang tepat. Tes ini dibagi menjadi tes penalaran logis dan penalaran analitis.
  1. Kemampuan Visual Spasial
Berikutnya, Kamu harus mengikuti tes kemampuan visual spasial. Tes yang satu ini adalah tes yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan nalar seseorang. Tes ini terbagi menjadi beberapa jenis yaitu tes perbedaan gambar, pencerminan, jaring-jaring, dan persepsi gambar.

Skor tes potensi akademik/TPA mempunyai kriteria sendiri, namun TPA/TKU yang telah umum dipergunakan dan diakui secara internasional yaitu yang diselenggarakan oleh OTO Bappenas yang bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi ternama di dalam negeri. Skor tersebut antara 200 s/d 800 dimana yang paling rendah adalah 200 dan paling tertinggi (apabila jawaban benar semua) adalah 800. Seseorang dinilai mempunyai kemampuan rata-rata bila mampu mencapai skor 500 (mean). Skor tes potensi akademik yang diterbitkan OTO Bappenas berlaku hingga 2 th (dua tahun) sejak tanggal tes, dan tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali.

Banyaknya soal TPA disertai dengan waktu pengerjaan yang sempit mengakibatkan banyaknya peserta yang gugur pada tahap ini. Tidak hanya sebatas jumlah soal dan minimnya waktu yang diberikan, terdapat faktor kegagalan lainnya seperti kurangnya latihan mengerjakan soal-soal TPA, tidak memahami proses mengerjakan soal dengan cepat dan tepat, dan kurangnya pemahaman peserta atas deskripsi pengerjaan soal-soal TPA.

Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Kursus Persiapan TPA. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya Les TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Kursus TPA OTO Bappenas.

Mengapa Pelatihan TPA Penting ?
Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan  bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang  baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor  yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda;  peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan  peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa. Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi  seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll,  maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting  agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.




Manfaat Pelatihan TPA OTO Bappenas
Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan, hasilnya sebagian besar peserta TPA skornya meningkat tajam. Selain itu keuntungan lainnya adalah : Nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Kursus TPA OTO Bappenas akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Dengan mengikuti Kursus TPA (Tes Potensi Akademik) yang akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur
Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Baik materi ataupun model TPA selalu di update/direvisi mengikuti perubahan materi dan model penyelenggara TPA lainnya. Dengan revisi rutin peserta lebih siap mengikuti tes TPA dari berbagai lembaga penyelenggara. Instruktur berpengalaman & sebagian besar berlatarbelakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu
Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.
Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan hubungi kami 0821 4324 7049) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB
Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA OTO Bappenas, silahkan hubungi kami 0821 4324 7049 atau KLIK WhatsApp Sekarang




 
Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas

Rabu, 22 Mei 2019

Soal TPA S2 dan Pembahasan


Soal TPA S2 dan Pembahasan





Soal TPA S2 dan Pembahasan – TPA biasanya diperlukan sebagai syarat awal administrasi untuk mendaftar beasiswa, BUMN, melanjutkan S2/S3, CPNS, promosi jabatan, dll. Untuk melanjutkan kuliah S2 atau emperoleh beasiswa, dari pihak ketiga yang mensyaratkan TPA untuk dilampirkan. Seperti ITB dan UI untuk jenjang pascasarjana mensyaratkan TPA untuk dilampirkan, walaupun untuk UI mereka membuat soal sendiri, bukan dari Bappenas, tapi kita boleh melampirkan hasil dari TPA Bappenas sebagai nilai tambah pada saat mendaftar.



TPA Bappenas ini seakan sudah menjadi standar untuk mengukur potensi akademik yang ada dalam diri seseorang. Setiap ada tes masuk, biasanya yang berhubungan dengan lembaga negara, pasti mereka meminta TPA dari Bappenas, beberapa bahkan mensyaratkan nilai TOEFL sebagai tambahan. Bahkan kenaikan jabatan setingkat manajer di berbagai perusahaan juga mempersyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan skor minimum tertentu.



Sebagai persiapan menghadapi Tes TPA S2, berikut ini kami berikan beberapan soal beserta pembahasan membantu Anda dalam memahami Soal TPA S2.

Sinonim

  1. Kesahihan

A.Kebenaran

B.Kematangan

C.Keberlakuan

D.Kesalahan

E.Kemantapan

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Sahih adalah sah; benar; sempurna; sehat (tiada celanya); pasti. Kesahihan = Kebenaran (A)

  1. Debat

A.Komentar

B.Diskusi

C.Perbantahan

D.Permasalahan

E.Pembicaraan

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Debat adalah Perbantahan, pertengkaran dengan kata-kata (C)

Antonim

  1. OPAS >< . . . . . .

A.Porter

B.Komandan

C.Pesuruh

D.Pemimpin

E.Prajurit

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Pesuruh, tukang jaga, porter mempunyai arti yang sama dengan opas. Jadi lawannya adalah pemimpin (D)

  1. PEMUPUKAN >< . . . . . .

A.Rehabilitasi

B.Reboisasi

C.Penggundulan

D.Defertilisasi

E.Renovasi

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Pemupukan merupakan perbuatan menyuburkan tanah dengan rabuk (pupuk) dan lawannya adalah keadaan tidak subur (defertilisasi) (D)

Padanan Kata

  1. KANTUK : KEPENATAN =

A.Mimpi : Tidur

B.Marah : Kegeraman

C.Muka : Ekspresi

D.Ceria : Akting

E.Senyum : Kegembiraan

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Kantuk muncul akibat sebuah kepenatan. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Senyum: Kegembiraan, karena senyum muncul akibat sebuah kegembiraan (E)

  1. BUNGA : RIBA =

A.Hasrat : Ekstravaganza

B.Hemat : Kikir

C.Khawatir : Bangkrut

D.Akrab : Sengit

E.Rumah : Keluarga

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Bunga adalah sebuah konotasi yang baik dari kata riba. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Hemat: Kikir, karena hemat adalah sebuah konotasi yang baik dari kata kikir (B)

Matematika

  1. 18 23   19   25   22   29 … …

A.25 dan 34

B.23 dan 33

C.27 dan 35

D.25 dan 35

E.24 dan 32

Pembahasan Soal TPA Bappenas :

Terdapat dua pola yang berlaku:

Pola pertama ditambahkan dengan bilangan ganjil yang berurutan naik.

18 + 1 = 19

19 + 3 = 22

22 + 5 = 27

Pola kedua ditambahkan dengan bilangan genap berurut naik.

23 + 2 = 25

25 + 4 = 29

29 + 6 = 35

Jadi jawaban yang tepat adalah 27 dan 35. Jawaban : C

  1. 201 x 3 + y = 3.230 Nilai y yang tepat adalah …..

A.2.834

B.2.627

C.3.012

D.2.246

E.2.476

Pembahasan Soal TPA Bappenas : 210 x 3 + y = 3.230

603 + y = 3.230

y = 3.230 – 603

y = 2.627

Jadi, jawaban yang tepat adalah 2.627 (B)



Silogisme

  1. Tidak ada pemalas yang sukses. Semua yang sukses sejahtera hidupnya. Jadi . . .

A.Sebagian pemalas tidak sukses.

B.Tidak ada pemalas yang sejahtera hidupnya.

C.Semua pemalas sukses.

D.Sebagian yang sejahtera hidupnya bukan pemalas.

E.Semua pemalas sejahtera hidupnya

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Sebagian yang sejahtera hidupnya bukan pemalas (D)

  1. Toni adalah orang desa. Toni bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik. Banyak buruh-buruh yang malas. Malik adalah teman Toni. Jadi . . . .

A.Malik mungkin sedesa dengan Toni.

B.Teman-teman Toni semuanya malas.

C.Malik adalah orang kota.

D.Malik itu malas.

E.Toni itu malas.

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Malik mungkin sedesa dengan Toni (A)


Itulah Soal TPA S2 dan Pembahasan nya. Mudah bukan ??  Sudah ada gambarannya ketika nanti ujian ?? Jika Anda rajin berlatih, rajin mengerjakan soal, pasti mengerjakannya dengan mudah.


Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Kursus Persiapan TPA. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya Les TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.


Manfaat  Pelatihan TPA

Konsultan sukses-tpa.com berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.


Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.


Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.


Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Baik materi ataupun model TPA selalu di update/direvisi mengikuti perubahan materi dan model penyelenggara TPA lainnya. Dengan revisi rutin peserta lebih siap mengikuti tes TPA dari berbagai lembaga penyelenggara. Instruktur berpengalaman & sebagian besar berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.


Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok


Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas KLIK WhatsApp Sekarang





Soal TPA S2 dan Pembahasan

Jumat, 10 Mei 2019

Jenis Tes Potensi Akademik


Jenis Tes Potensi Akademik


Jenis Tes Potensi Akademik – Tes Potensi akademik biasanya digunakan sebagai syarat seleksi dalam penerimaan mahasiswa maupun dalam seleksi penerimaan karyawan di sebuah perusahaan. Namun tahukah Anda apa itu tes potensi akademik ? Seperti apa tes potensi akademik itu ? Bagi Anda yang sudah tahu seperti apa yang dimaksud tes potensi akademik, tentunya sudah bisa menjelaskan definisi tes potensi akademik. Namun bagi kamu yang belum tahu tentang apa yang dimaksud dengan tes potensi akademik tentunya akan kebingungan menjelaskan seperti apa arti tes potensi akademik itu. Untuk itulah di sini kami akan membahas pengertian dari tes akademik dan juga manfaat tes potensi akademik beserta penyelenggara tes potensi akademik.


Tes potensi akademik adalah tes untuk mengukur sejauh mana kemampuan pelamar berupa kemampuan verbal, keterampilan kualitatif, serta kecerdasan persepsi. Hasil tes potensi akademik juga bisa menjadi tolak ukur kemampuan berkomunikasi dan bernalar calon mahasiswa atau calon pegawai/karyawan.

Manfaat Tes Potensi Akademik
Manfaat/ kegunaan tes potensi akademik adalah sebagai berikut ini:
  • Untuk mengukur kemampuan akademik calon mahasiswa.
  • Untuk mengukur kemampuan akademik calon karyawan BUMN atau instansi swasta yang lain.
  • Untuk mengukur kemampuan akademik karyawan yang akan naik jabatan.
  • Untuk mengukur kemampuan akademik calon pegawai negeri sipil.
Jenis Tes Potensi Akademik
Berikut ini adalah beberapa jenis tes potensi akademik yang sering ditemui, yaitu :
  1. Tes Verbal
Tes verbal atau bahasa berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang mengenai bahasa dan kata. Jenis Tes Potensi Akademik ini terdiri dari :
  • Tes Sinonim
Anda diminta untuk mencari jawaban yang memiliki makna atau arti yang mendekati dengan kata dalam soal. Cara Menyalesaikan Jenis Tes Potensi Akademik ini dengan mencari pilihan jawaban yang paling ganjil, yang tidak mempunyai kesamaan arti dengan pilihan jawaban yang lain.
  • Tes Antonim
Berlawanan dengan soal sinonim, soal antonim meminta anda untuk mencari jawaban yang memiliki arti atau makna berlawanan dengan soal. Cara Menyelesaikan Jenis Tes Potensi Akademik ini yaitu dengan menggunakan metode penyelesaian soal sinonim untuk menyelesaikan soal-soal antonim.
  • Tes Padanan Hubungan
Dalam tes ini anda diminta mencari kata-kata yang setara dan saling berhubungan. Soal ini digunakan untuk menguji daya nalar dan logika anda. Rahasia Menjawab Jenis Tes Potensi Akademik ini dengan Ketelitian dan jangan pernah tergesa-gesa. Anda harus memperhatikan dengan seksama hubungan yang ada dalam soal. Berhati-hatilah, karena banyak soal dibuat untuk menjebak anda.
  1. Tes Angka atau Tes Numerik
Jenis Tes Potensi Akademik ini berfungsi untuk menilai kemampuan seseorang dalam hal logika matematika. Tes ini meliputi aritmetika (hitungan), seri angka, logika angka, dan tes angka dalam cerita. Saat pertama kali mengikuti tes ini saya benar-benar ketinggalan. Selain harus menjawab begitu banyak penjumlahan, juga diberi batasan waktu. Bayangkan saja, harus menjumlah angka dalam keadaan panik. Hasilnya adalah saya tidak lulus. Tes ini butuh latihan yang terus-menerus agar bisa tenang dalam melakukannya.

Ada beberapa trik yang dapat mempercepat penghitungan. Salah satu favorit saya adalah x/ 8. Misal 37.5% dari 16 = 3/8 x 16 = 6. Bila dikerjakan secara biasa akan melakukan perkalian 3 digit dengan 2 digit = 6 kali perkalian ditambah beberapa penjumlahan. Sedangkan dijadikan pecahan cukup 1 pembagian (penyederhanaan), 1 perkalian dan selesai.

Banyak berlatih menghafalkan pecahan-pecahan desimal, persentase dan perpangkatan dasar. Soal perkalian anda dapat menemukan jawabannya dengan pembagian, begitu pula sebaliknya untuk soal pembagian.
  • Tes Aritmetik
  • Tes Seri Angka
  • Tes Seri Huruf
  • Tes Logika Angka
  • Tes Angka Dalam Cerita
  1. Tes Logika
Jenis Tes Potensi Akademik ini bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan masalah secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram. Untuk menjawab tes ini harus hati-hati, bila perlu baca ulang soalnya baru dijawab.
  • Tes Logika Umum
  • Tes Logika Analisa Pernyataan dan Kesimpulan
  • Tes Logika Cerita
  • Tes Logika Diagram
  1. Tes Gambar atau Tes Spasial
Jenis Tes Potensi Akademik ini, berfungsi mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar. Tes ini juga memerlukan ketelitian dan kecermatan dalam melihat gambar, jika tidak akan bingung sendiri menentukan jawabannya. Perhatikan petunjuk yang diberikan dengan seksama. Jika tidak ada petunjuk, cermati jenis soal yang ada dan tentukan jawaban anda melalui jenis soal yang ada. Jenis Tes PotensiAkademik ini terdiri dari :
  • Tes Padanan Hubungan Gambar
  • Tes Seri Gambar
  • Tes Pengelompokan Gambar
  • Tes Bayangan Cermin
  • Tes Identifikasi Potongan Gambar
Itulah jenis tes potenssi akademik yang harus Anda ketahui. Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trikdan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawabsoal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Mengapa Pelatihan TPA Penting ?
Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Apa Saja Manfaat  Pelatihan TPA ?
Konsultan sukses-tpa berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.

Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur
Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu
Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.
Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB
Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/pelatihantpainfo



Jenis Tes Potensi Akademik

TPA Bappenas 2018

TPA Bappenas 2018   SEJARAH Organisasi penyedia layanan Tes Potensi Akademik (TPA) , berkembang dari waktu ke waktu, sejalan dengan pe...